Informasi penting untuk kalian yang jadi Pendaki Gunung "Dadakan" :D
Keindahan alam Indonesia memang tak akan pernah habis jika kita coba untuk mengeksplorenya. Salah satunya keindahan jajaran pegunungan berapi baik yang masih aktif maupun yang sudah mati. Maka tidak salah apabila Indonesia masuk dalam "Ring of Fire / Cincin Api.
Dan dari aspek inilah mulai bermunculan berbagai kelompok atau sekumpulan muda-mudi yang menamai kelompok mereka Pecinta Alam (PA). Adalah seorang Soe Hok Gie sebagai pencetusnya.
sumber : anggigeo
Dan dari aspek inilah mulai bermunculan berbagai kelompok atau sekumpulan muda-mudi yang menamai kelompok mereka Pecinta Alam (PA). Adalah seorang Soe Hok Gie sebagai pencetusnya.
Salah satu kegiatan yang sering mereka lakukan adalah mencoba menaklukkan jajaran pegunungan di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Pada dasarnya pendakian gunung memerlukan fisik dan badan yang kuat karena medan yang akan ditempuh tidak sembarangan, jalur terjal berbatu yang benar-benar akan menguras tenaga hingga maksimal, maka kegiatan ini perlu persiapan matang-matang apalagi untuk anda yang notabene baru pertama kali melakukannya.
Apabila kita menengok kabar berita beberapa pekan terakhir, tersiar kabar bahwa ada pendaki gunung dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di beberapa gunung di Indonesia dan pada akhirnya ditemukan sudah terbujur kaku tak bernyawa.Ini memberikan sebuah pelajaran untuk pendaki "dadakan" dan pendaki senior pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya akan pentingnya aspek keamanan serta keselamatan saat melakukan pendakian, atau . Jadi bagi anda yang mempunyai agenda pendakian, maka aspek keamanan dan keselamatan mutlak harus terpenuhi.
Maka dari itu, penulis akan mengulas beberapa tips untuk anda yang baru pertama kali melakukan pendakian, maupaun anda yang mulai tertarik masuk ke dunia pecinta alam, dan berniat mendedikasikan hidup menjadi seorang pecinta alam sejati :
Ajak seorang teman yang pernah dan kenal lokasi pendakian (sebagai penunjuk arah)
Pasti anda tidak mau jika saat melakukan pendakian tersesat sendirian, maka disinilah peran seorang yang pernah mendaki di lokasi yang sama yaitu sebagai penunjuk arah. Belum semua area pendakian memiliki jalur resmi untuk para pecinta alam, apalagi petunjuk arah. Karena kita semua tau bahwa pengalaman adalah guru terbaik.
Kecuali ditengah-tengah perjalanan anda bertemu dengan Dora yang sedang membawa Si Peta nya itu, lalu juga akan bertemu dengan Swiper, hehe
Cari informasi lokasi pendakian
Banyak pendaki profesional yang juga share pengalaman mereka di dunia maya tentang alur selama pendakian. Maka anda sebagai pendaki pemula harus pintar-pintar memanfaatkan sumber informasi yang dibagi secara cuma-cuma tersebut. Jpin dengan forum-forum yang membahas tentang Pecinta Alam. Dengan informasi tersebut, maka anda akan mendapatkan gambaran tentang lokasi pendakian tersebut dan sedikit banyak akan membantu anda.
Mulai terbiasakan diri untuk berolahraga
Mendaki adalah kegiatan yang memerlukan fisik yang bugar, maka mulai dari sekarang sangat dianjurkan melatih fisik untuk menaklukkan medan yang ada di depan mata.
sumber : bloggersbugis
Anda tidak akan pernah menduga bagaimana jalur pendakian yang harus dilewati nanti. Jadi jangan terlalu merepotkan rombongan, nanti ujung-ujungnya hanya menyerah sebelum berperang.
Persiapkan peralatan pendakian
Ada banyak sekali peralatan yang wajib anda bawa guna mendukung kelancaran dalam pendakian. Ada yang wajib 'ain mutlak anda bawa, ada pula beberapa yang dapat dikondisikan. Tidak wajib membeli peralatan baru jika anda belum mempunyainya. Bisa pinjam ataupun sewa peralatan. Akan tetapi pastikan jika peralatan pinjaman dan sewa tersebut masih layak pakai. Jangan pikir kalau semua peralatan yang akan anda bawa bisa diantar memakai jasa pengiriman barang seperti Kantor Pos.
sumber : stvolodymyrcamp
Peralatan masak.
Masak di alam liar, keren, kan.. hehe. Lebih baik masak makanan serba instan saja, tidak memerlukan waktu lama. Seperti mi rebus, disamping cepat juga dapat menghangatkan tubuh anda dikala cuaca dingin menusuk.
Tenda Dome
Bawa tenda dengan kapasitas sesuai rombongan anda. Tidak perlu masing-masing membawa tenda sendiri, misal satu tenda berkapasitas 6 orang. Tapi ingat satu hal, pisah tenda untuk laki-laki dengan perempuan (jika ada perempuan), mentang-mentang anda di alam bebas lalu antara laki-laki dengan perempuan tidak lagi ada batasan? sentil ! :D
Jaket Gunung (wajib)
Ingat, jaket khusus untuk pendaki gunung. Bukan jaket biasa pada umumnya, yang hanya dibuat untuk bergaya. Jaket yang tahan air dan angin akan banyak membantu kelangsungan hidup anda saat pendakian. :P
Tas Gunung
Selain menjadi tempat untuk membawa semua peralatan pendakian yang banyak, juga sebagai media penghangat tubuh. Karena tubuh harus membawa beban peralatan pendakian yang banyak, maka otot-otot tubuh akan lebih tegang. Akan tetapi jika lelah sudah menyerang, bisa sejenak beristirahat sembari menikmati pemandangan yang ada.
Sepatu atau sandal gunung (wajib)
Masih banyak lagi peralatan yang wajib dibawa. Salah satunya adalah sandal dan sepatu gunung. Untuk satu ini juga tidak kalah penting, karena alas kaki ini sangat membantu anda melindungi halusnya telapak kaki dari bebatuan licin serta tajam. Pastikan kulit bawah sandal atau sepatu tersebut masih mampu mencengkram jalur pendakian dengan baik.
Pakaian Outdoor
Pakaian jenis ini memang diciptakan untuk anda yang gemar menjelajah dunia luar, dan tentu dari segi bahan juga jelas berbeda. Kemampuan adaptasi dengan perubahan cuaca yang ekstrim adalah salah satu point penting dari pakaian ini.
Sleeping bag (wajib)
Bagi anda yang tidak sempat membawa tenda, bisa membawa alat satu ini. Pastikan alat satu ini masih berfungsi dengan baik. Tidur di luar tenda, melihat langit malam bertabur bintang langsung, mampu membuat anda sejenak terlena dengan ciptaan Tuhan Yang Maha Agung. #awesome..
Matras (wajib)
Jika Gelandangan punya Bang Haji Rhoma Irama berkata.."langit sebagai atap rumahku, dan bumi sebagai lantainya",maka para pendaki gunung akan menambahkan lirik.."serta matras sebagai alasnya".Ini menunjukkan bahwa matras mempunyai andil besar terhadap kemajuan dangdut.. Ups salah, maksud penulis adalah andil besar dalam kelancaran bermalam usai pendakian.
Senter atau headlamp
Bayangkan apabila saat anda mendaki gunung malam hari tanpa adanya alat penerangan seperti alat ini. Anda akan kehilangan arah, tidak tau tujuan hidup, hehe.
Tongkat Gunung
Orang hidup harus punya pegangan dan hidup juga harus seimbang. Maka dengan tongkat ini, anda akan punya pegangan dikala mendaki dan keseimbangan tubuh akan tetap terjaga, Ngoahahaa
Sarung tangan (wajib)
Tidak hanya "hati" anda yang sensitif, telapak tangan juga sensitif. Maka dari itu telapak tangan harus dilindungi, terutama dari dinginnya cuaca pegunungan. Dan yang paling penting, telapak tangan tetap lembut dan halus terjaga :P
Kacamata
Mata adalah salah satu anugerah terindah yang kita gunakan untuk melihat yang indah-indah. Seperti halnya keindahan puncak pegunungan di Indonesia. Maka ketika anda mendaki gunung, alangkah baiknya jika anda melindungi indera yang satu ini dengan menggunakan kacamata.
Jam tangan
Sebagai pendaki gunung, anda harus mampu mengatur waktu dengan baik. Jam tangan akan membantu anda me-manage waktu pendakian.
Jas hujan dan cover bag (wajib)
Cuaca di pegunungan susah diprediksi, terkadang hujan bisa datang tiba-tiba ditengah udara dingin. Maka dari itu adanya jas hujan dan cover bag akan sangat membantu guna melindungi barang bawaan dari resapan air hujan.
Pelindung kaki dan sepatu / Gaiter
Gaiter berfungsi melindungi sepatu dan kaki dari debu.
Masker multifungsi
Tidak hanya terhindar dari debu, ini salah satu cara ampuh untuk menghalau asap belerang yang tidak dapat digadang-gadang datangnya.
Selain beberapa peralatan utama diatas, ada pula peralatan pendukung yang tidak kalah penting :
- Pakaian : syal, kaos kaki panjang, kupluk, sweater
- Alat mandi : sikat gigi, pasta gigi
- Alat makan : mangkuk makan, sendok, gelas (plastik)
- Peralatan navigasi : kompas, pengukur ketinggian, kamera saku
- Lain-lain : botol air, korek api, pisau
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
- Obat mata
- Kain kassa dan perban
- Plester (Hansaplast)
- Garam Oralit
- Minyak kayu putih
- Lotion terik matahari / Sunblock
- Tabung oksigen
- Kapas
- Tisu (basah dan kering)
- Betadine
- Alkohol (bukan untuk diminum)
- Obat sakit perut / diare
- Parasetamol
- Obat Alergi
Wajib berdoa dan berperilaku sopan
Attitude sangat penting untuk para pendaki. Jangan berperilaku semena-mena, seperti berkata kotor, intinya hormati tempat anda mendaki. Sebelum berangkat, wajib banget berdoa. Panjatkan doa kepada sang pencipta, supaya perjalanan lancar sampai tujuan dan pulang utuh selamat hingga hunian, Aamiin.. :D
sumber : adiedoes
Point yang utama lainnya adalah, JANGAN LUPAKAN WAKTU IBADAH.. Tidak ada toleransi untuk hal satu ini !!
Pastikan bekal dan logistik tercukupi
Jangan sampai kehabisan persediaan makanan di pendakian, hemat-hematlah persediaan makanan anda.
Jaga alat komunikasi dengan baik
Gunakan Walkie-Talkie untuk berkomunikasi antar anggota kelompok. Jika anda membawa handphone, lebih baik anda bungkus rapat-rapat. Karena cuaca yang dingin akan membuat endapan air / berembun pada alat komunikasi.
sumber : rodex1313
Wajib lapor dan mendaftar di pos perijinan
Petugas di pos pendakian harus mengetahui pendakian anda beserta rombongan. Hal itu tidak lain dan tidak bukan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan, seperti resiko pendaki yang hilang atau tersesat. Jadi petugas punya catatan siapa saja yang sedang melakukan pendakian, serta laporan identitas akan jelas.
sumber : gampalaadventure
Tanamkan prinsip seorang pecinta alam
Bagi pecinta alam dimanapun dia melakukan pendakian, dia paham betul dengan prinsip dan etika yang mereka tanamkan sejak mereka bergabung dengan pecinta alam."take nothing but picture,leave nothing but footprint,kill nothing but time.."
Dilarang mengambil apapun saat pendakian entah apapun itu, anda tidak akan dapat oleh-oleh kecuali gambar / foto.Anda ingin meninggalkan kenangan / tanda jika pernah memijakkan kaki di puncak tersebut kecuali jejak kaki? Jangan harap !Apabila menemui halangan saat pendakian entah itu bertemu hewan buas atau tanaman-tanaman liar, anda dilarang membunuh makhluk tersebut. Satu hal yang perlu anda kalahkan adalah waktu. Sebisa mungkin sampai puncak sesuai rencana awal.
sumber : disney




































